Berita  

Kadin Indonesia Gandeng MUSIAD Indonesia untuk Perluas Potensi Pasar Pengusaha Perempuan

Jakarta, 8 Maret 2024 – Menyambut Hari Perempuan Sedunia, Kamar dagang dan industri (Kadin) Indonesia bersama Müstakil Sanayici ve Isadamlari Dernegi Turkey (MUSIAD Indonesia) hari ini menggelar Talkshow bertajuk Cup of Change: Women Empowering Progress. Acara yang diselenggarakan secara hybrid ini diinisiasi oleh Bidang Pemberdayaan Perempuan Kadin Indonesia sebagai upaya memberdayakan pengusaha perempuan agar naik kelas dan mewujudkan perekonomian nasional yang lebih inklusif.

Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Peningkatan Kualitas Manusia, Ristek dan Inovasi, Kadin Indonesia, Carmelita Hartoto mengatakan, pengusaha perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi nasional. Sekitar 64% dari total usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) merupakan usaha milik perempuan. Sementara itu, pada tahun 2023, UMKM menyumbang 60,5% terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional.

Guna membuka ruang untuk bertumbuh bagi pengusaha perempuan, Kadin Indonesia dan MUSIAD Indonesia menggelar talkshow yang diharapkan mampu menjadi jembatan penghubung untuk memperluas jejaring dan melakukan penetrasi ekonomi di masing-masing negara. “Talk show ini bertujuan meningkatkan kepemimpinan perempuan dalam kewirausahaan juga sebagai sarana berjejaring, khususnya dengan pengusaha perempuan dari Turki,” kata Carmelita.

Carmelita menambahkan, talk show tersebut juga bisa menjadi sarana berbagi pengalaman pribadi perempuan dalam proses mereka menaiki tangga menuju kesuksesan. Hal ini diharapkan mampu menginspirasi dan memotivasi perempuan lain, agar bisa menggali potensi diri dan mendukung kemajuan perempuan di masyarakat.

Ketua MUSIAD Indonesia, Nihal Yazici Aygun mengapresiasi kerja sama antara Indonesia dan Turki, mulai dari berbagi pengetahuan hingga pembukaan pasar antar pengusaha perempuan. “Kami sangat menghargai adanya kerja sama antara kedua negara, khususnya dalam hal sharing knowledge hingga pembukaan pasar antar pengusaha perempuan Indonesia dan Turki. Kami harap acara seperti ini dapat terus diadakan untuk menjalin relasi antara pengusaha dan memotivasi sesama pengusaha perempuan.” ujarnya.

Acara yang dihadiri lebih dari 100 orang sini merupakan ajang untuk saling berbagi pengetahuan antara dua negara, Indonesia dan Turki, terkait dengan aspek pemberdayaan perempuan, terutama pada keterampilan kewirausahaan perempuan, kepemimpinan, pengembangan diri.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Umum Bidang Pemberdayaan Perempuan Kadin Indonesia, Tri Hanurita menegaskan, solidaritas antara pengusaha perempuan di Indonesia harus terus dirawat agar bisa melebarkan potensi pasarnya. “Dengan potensi pengusaha perempuan, khususnya di sektor UMKM, soliditas antara pengusaha perempuan di Indonesia harus terus tetap dijaga dengan baik. Selain itu, para pengusaha perempuan Indonesia perlu percaya diri untuk terus berjejaring, salah satunya dengan pengusaha dari Turki, untuk memperluas pasar mereka,” tutupnya.

***

Tentang Kadin Indonesia

Berdiri pada tahun 1968 dan ditetapkan berdasarkan hukum pada 1987, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia merupakan organisasi payung bagi seluruh kamar dagang dan serikat bisnis Indonesia, termasuk kamar dagang yang berasal dari luar negeri di Indonesia. Kadin Indonesia bertindak selaku suara sektor swasta dan menjalin hubungan erat dengan pejabat pemerintahan. Misi Kadin Indonesia adalah untuk mendukung perkembangan pertumbuhan ekonomi di Indonesia secara vital, berkelanjutan, dan adil. Jaringan Kadin Indonesia yang mencakup 34 Kadin Provinsi dan 544 cabang distrik mewakili suara seluruh serikat bisnis meliputi semua sektor relevan dari ekonomi Indonesia. Bermitra dengan lembaga pemerintahan kunci, Kadin Indonesia merupakan mitra aktif dalam reformasi bisnis dan ekonomi. Kadin Indonesia adalah titik kontak pertama bagi perusahaan asing dan membuka pintu menuju sektor swasta di Indonesia yang dinamis.