Potensial Unggul, Pengamat Sebut Marlin Agustina Akan Dilirik Banyak Parpol

Pilkada Kota Batam akan digelar Bulan November 2024 mendatang. Partai politik sudah siap-siap menggelar penjaringan bakal calon yang akan diusung. Walau setiap parpol memiliki keinginan ideal untuk mencalonkan kadernya namun realitas politik biasanya akan membuat parpol mau mengusung figur non kader jika memang potensial unggul. Memaksakan mengusung kader sendiri jika hanya untuk kalah bukanlah pilihan yang bijak karena hanya akan menambah reputasi negatif sebagai pihak yang kalah.

Pengamat pilkada Agusta Surya Buana dari Jaringan Pemerhati Pilkada Indonesia (JPPI) menyebut di Pilkada Kota Batam 2024 hal yang sama juga akan terjadi. Partai politik pastinya akan membuka pendaftaran bakal calon yang diusungnya. Pendaftaran itu terbuka untuk figur dan kader partai manapun karenanya disyaratkan survei sebagai alat deteksi kekuatan figur yang akan diusungnya.

“Saya lihat tiap paprol membuka pendaftaran secara terbuka. Mereka juga melakukan survei pemetaan figur yang akan maju. Jadi sebenarnya parpol itu mau mengusung yang akan menang. Intinya mereka mau menang dalam kontestasi,” ujarnya dalam rilis kepada media, Selasa (30/04).

Dalam konteks Pilwako Batam 2024, Agusta menilai figur-figur yang sudah muncul namanya ke permukaan pasti akan diperhitungkan oleh parpol untuk diusung. Nama-nama itu akan disurvei kemudian dijaring. Tentu tidak semata popularitas, akseptabilitas dan elektabilitas yang dipertimbangkan tapi kekuatan finansial, jaringan dukungan dan rekam jejaknya sebagai pemimpin akan dikaji betul.

Di Pilkada Kota Batam 2024, Agusta menyebut figur seperti Marlin Agustina pasti akan dilirik banyak partai politik. Marlin adalah Wakil Gubernur petahana yang sedang menjabat. Ia juga tokoh perempuan pemimpin. Marlin adalah istri dari tokoh politik Kepri Haji Muhamamd Rudi yang merupakan Walikota Batam sekarang sekaligus kepala BP Batam.

“Kalau Parpol mau menang, pasti mereka akan mempertimbangkan figur Marlin. Tokoh ini masuk sebagai kandidat favorit. Jaringan pendukung kongkrit, finansial dipandang kuat, pengalaman punya, dukungan politik ada, dan dalam konteks Kota Batam Marlin juga dipandang sebagai pelanjut HMR. Jadi wajar jika Marlin akan dilirik banyak parpol,” pungkasnya.