Dongeng Lucu dan Menarik Untuk Waktu Luang

Dongeng Lucu dan Menarik Untuk Waktu Luang

Dongeng biasanya dibacakan sebagai cerita untuk menghantarkan anak kita, namun juga tidak sedikit orang yang membaca dongen sebagai hiburan untuk mengisi waktu luangnya. Jika kalian memang suka dengan dongeng - dongen, berikut ini kita akan berbagi beberapa dongen yang dapat menigisi waktu luang kalian.

Kumpulan Dongen Lucu dan Menarik

Hujan dan Panas

Tiga ekor Katak Hijau bertetangga dengan tiga ekor Kucing Kecil. Mereka bersahabat dan selalu berangkat ke sekolah sama - sama. Tetapi mereka sering bertengkar. Apa yang mereka pertengkarkan ? Cuaca. Ya, cuaca. Mereka bertengkar tentang hujan dan panas. Kalau hari hujan, Katak - katak itu senang sekali. Mereka bermain - main dalam genangan air. Mereka meloncat - loncat dan berjungkir balik, sehingga air berpercikan ke mana - mana.

Sambil tertawa - tawa, ketiganya bernyanyi nyanyi, "Tik, tik ,tik, bunyi hujan..." . Ketiga Kucing Kecil berlindung dibawah payung besar, sambil menggerutu, "Huh, hujan lagi! Hujan lagi!". Tetapi kalau hari panas, berganti Kucing Kecil itu akan bersuka ria. Mereka berlari - lari dan berguling - guling di atas rumput yang hangat. Mereka melompat lompat di antara bunga-bunga. Kadang-kadang mereka hanya berbaring baring saja di bawah sinar matahari, sambil berkata, "Hemmm, cuaca cerah sekali. Sedap."

Sementara itu ketiga Katak Hijau kepanasan. Mereka mencari tempat-tempat yang teduh dan tak putus-putusnya mengeluh, "Kalau matahari bersinar terus, bisa terbakar kulit kita."

Jadi begitulah, kalau hari hujan atau hari panas, ketiga Kucing Kecil dan ketiga Katak Hijau itu bertengkar terus. Tetapi kalau hari mendung, mereka rukun. Mereka berangkat ke sekolah beriringan. Bergandengan berdua-dua. Dan jika hari mendung, mereka tak pernah terlambat di sekolah.

 

Beker

"Kau tentu punya beker bagus, ya" , kata Marmut pada tetangganya, Pak Jago. "Setiap hari kau bangun pagi-pagi sekali."

"O, tidak", jawab oleh Pak Jago sambil menggelengkan kepalanya yang berjengger merah. "Kalau begitu kau tentu punya rahasia. Kau tak pernah kesiangan. Sedangkan aku, aku sering sekali kesiangan. Apa sih rahasiamu, Pak Jago yang gagah ?".

"Aku tak punya rahasia", kata Pak Jago.

"Aku dibangunkan oleh sinar matahari . Kalau matahari terbit, aku terbangun, lalu akan berteriak keras-keras, 'Kukuruyuuuuk!' Kalau tidak berteriak, aku tertidur lagi. Kau tinggal di dalam lubang di tanah sih, Pak Marmut. Jadi kau tak pernah tahu apakah matahari sudah terbit, atau bahkan sudah kembali terbenam. Kalau aku jadi kau, Pak Marmut, aku akan cepat-cepat pindah rumah."

"Ahh, tidak. Aku tak mau pindah," jawab Marmut cepat-cepat.

"Aku memang suka tidur, kok, Pak Jago."

 

Ke Taman Ria

Pada hari Minggu yang cerah Tini tikus pergi ke Taman Ria.Mula-mula dia naik komedi putar. Tetapi baru tiga putaran, kepalanya sudah pusing, Tini Tikus lalu minta turun.

Setelah itu dia naik jet koster, tetapi, "O! Cit, cit, cit!! Aku semakin pusing!" Tini Tikus cepat cepat turun. Untuk menghilangkan pusingnya, dia membeli harum manis. tetapi gula itu membuat bulunya menjadi lengket. Tini Tikus lalu pergi ke air mancur dan langsung mandi.

Ketika meninggalkan air mancur, Tini Tikus bertemu seorang peramal. Peramal itu mengatakan bahwa sebentar lagi dia akan dimakan oleh seekor tikus yang sangat besar. "Sial benar nasibku hari ini," keluh si Tikus Tini. "Sebaiknya aku pulang saja" Tetapi tiba-tiba dilihatnya tempat menembak. Di depan tempat permainan itu ada dua ekor serigala dan seekor beruang. Merek mencoba menembak sasaran, tetapi hasilnya malah gagal.

"Saya juga mau mencoba", kata Tini Tikus dengan mantap. Beruang serta kedua serigala itu memandanginya degan terheran heran. 

"Tikus mau menembak?" kata mereka. "Mengangkat senapannya saja pun dia tidak akan kuat".

Betapa jengkelnya Tini Tikus mendengar hal ini. Tetapi dia tetap tenang dan lebih memilih tenang. Kemudian Tini Tikus langsung membidik dan menembaknya, dia menembak seluruh peluru senapannya hingga tepat pada sasaran.

Betapa irinya beruang dan serigala yang mencaci Tini Tikus tadinya.Kemudian Tini Tikus mengambil hadiah yang dia dapatkan dari hasil menembak tadi. Hadiah tersebut berupa topi yang sangat indah.

kemudian Tini Tikus pulang kerumah dengan perasaan yang senang dengan memakai topi yang dia dapatkan dari hasil tembakannya.

 

Nah itulah beberapa dongeng yang bisa kami berikan kepada kalian. Semoga kalian suka dan terhibur dengan membaca dongeng ini. terimakasih telah membaca artikel ini. Jika kalian suka silahkan share untuk membantu penulis meningkatkan kualitasnya.

Postingan Terkait
KOMENTAR

    Silahkan tinggalkan komentar dengan mengunakan kalimat yang baik, dilarang mengandung SARA dan KEKERASAN